Probolinggo – Komitmen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo dalam mengembangkan budaya riset dan publikasi ilmiah terus diperkuat. Bersama Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton, MUI Kota Probolinggo menggelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Bereputasi pada 13–14 Juni 2026 di Kampus UNUJA, Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis MUI Kota Probolinggo dalam mempersiapkan penerbitan lima jurnal ilmiah berbasis Open Journal System (OJS) yang diharapkan mampu menjadi wadah publikasi akademik bagi para peneliti, dosen, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu.
Workshop diikuti oleh pengurus Komisi Penelitian dan Pengkajian serta Komisi Komunikasi dan Informasi MUI Kota Probolinggo yang dipersiapkan sebagai pengelola jurnal ilmiah MUI. Para peserta berasal dari kalangan akademisi, peneliti, dosen, pegiat literasi, dan pemerhati publikasi ilmiah dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Probolinggo dan sekitarnya.
Ketua Komisi Penelitian dan Pengkajian MUI Kota Probolinggo, Dr. KH. Hefny, menegaskan bahwa penguatan tata kelola jurnal ilmiah merupakan kebutuhan penting dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan yang berbasis riset dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Jurnal ilmiah merupakan instrumen penting dalam diseminasi hasil penelitian. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional agar mampu menghasilkan publikasi yang kredibel, berkualitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kemaslahatan umat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UNUJA, Prof. Hasan Baharun, menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara perguruan tinggi dan MUI Kota Probolinggo. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem riset dan publikasi ilmiah yang berkualitas.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, meliputi tata kelola jurnal berbasis OJS, manajemen editorial dan peer review, etika publikasi ilmiah, strategi peningkatan akreditasi jurnal, indeksasi nasional dan internasional, serta praktik terbaik pengelolaan jurnal bereputasi. Selain sesi materi, peserta juga mengikuti praktik langsung dan pendampingan teknis dalam pengelolaan jurnal.
Melalui kegiatan ini, MUI Kota Probolinggo berharap lahir pengelola jurnal yang profesional serta terbangun jejaring kolaborasi yang kuat antara lembaga keagamaan, perguruan tinggi, dan komunitas akademik. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan karya-karya ilmiah yang inovatif dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Sebagai tindak lanjut dari program tersebut, MUI Kota Probolinggo saat ini tengah mempersiapkan penerbitan lima jurnal ilmiah, yaitu:
- Journal of Religion and Social Dynamics;
- Journal of Applied Mechanical System and Manufacturing;
- Journal of Education and Culture;
- Journal of Advanced Intelligent System; dan
- Journal of Social Transformation and Community Service.
Kehadiran jurnal-jurnal tersebut diharapkan menjadi media pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan tradisi akademik, serta sarana kontribusi intelektual bagi kemajuan masyarakat dan umat.